Minggu, 05 April 2020

Tanya Jawab Geografi Kelas XI TENTANG SUMBER DAYA ALAM INDONESIA DAN KEARIFAN LOKAL


1.       Kebijakan yang ditempuh pemerintah Indonesia dalam konservasi sumber daya alam dan lingkungan adalah sebagai berikut.
a.       Konservasi di dalam dan di luar kawasan
b.       Pembangunan taman nasional
c.       Pembinaan hutan lindung
d.       Pengembangan wisata alam
e.     Penyuluhan konservasi sumber daya alam dan lingkungan hidup kepada masyarakat
f.        Pengawasan dampak lingkungan
g.       Perlindungan dan pengamanan hutan
h.       Kerjasama dengan pihak swasta dan luar negeri

3.       Empat contoh potensi kelautan Indonesia yang menunjang sektor pariwisata, antara lain sebagai berikut.
a.  Kekayaan taman bawah laut Indonesia sangat indah sehingga dapat mendukung kegiatan menyelam.
b.     Di beberapa pantai, ombaknya sangat cocok untuk berselancar (surfing).
c.    Terdapat pantai pasir putih dan pantai karang (clif) yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.
d.    Hasil laut seperti mutiara dapat dijadikan sebagai perhiasan dan cenderamata yang menarik.

4.       Berdasarkan UU No. 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan di Indonesia, dijelaskan bahwa barang tambang diklasifikasikan menjadi tiga golongan sebagai berikut.
a.       Bahan galian golongan A (bahan galian strategis)
Merupakan barang tambang yang sangat penting untuk pertahanan dan keamanan negara serta penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah atau bekerjasama dengan pihak swasta, dalam maupun luar negeri. Contoh barang tambang golongan A adalah minyak bumi dan gas.
b.      Bahan galian golongan B (bahan galian vital)
Merupakan barang tambang yang bisa memenuhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan jenis barang tambang ini dilakukan oleh masyarakat maupun pihak swasta yang diberi izin oleh pemerintah. Contoh barang tambang golongan B diantaranya adalah emas, perak, besi, dan tembaga.
c.       Bahan galian golongan C (bahan galian industri)
Merupakan barang tambang untuk industri atau yang tidak dianggap langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan barang tambang jenis ini dilakukan oleh masyarakat. Contoh barang tambang golongan C diantaranya adalah pasir, batu kapur, asbes, dan marmer.


5.       Proses terbentuknya barang tambang mineral adalah sebagai berikut.
a.                    Proses Magmatik
Proses magmatik merupakan proses pembentukan mineral dengan cara pemisahan magma, yang diakibatkan oleh pendinginan dan membentuk beberapa jenis batuan beku. Contoh mineral yang dihasilkan adalah platina, timah, intan, dan tembaga.
b.                   Proses pengendapan dan pelapukan
Proses ini terjadi akibat perubahan sifat fisik dan kimia pada batuan penyusun kerak bumi akibat pengaruh gaya eksogen. Contoh mineral yang dihasilkan adalah kaolin.
c.                    Proses Hidrotermal
Proses hidrotermal merupakan proses pengendapan larutan sisa magma yang keluar melalui celah kulit bumi pada temperatur yang  rendah. Contoh mineral yang dihasilkan yaitu adalah kuarsa dan klorit.
d.                   Proses Pegmatif
Proses ini merupakan kelanjutan dari proses magmatik yaitu ketika larutan sisa magma mengalami pendinginan. Contoh mineral yang dihasilkan adalah emas dan grafit.
e.                    Proses Karbonatit
Proses karbonatit merupakan proses pembentukan batuan sedimen yang tersusun atas mineral-mineral karbonat. Contoh mineral yang dihasilkan adalah dolonit.
f.                     Proses Skarn
Proses ini merupakan proses pembentukan mineral sebagai efek dari kontak antara hidrothermal yang mengandung silika dengan batuan sedimen yang mengandung kalsium. Contoh mineral yang dihasilkan adalah garnet, klorit, dan kalsit.
g.                    Proses Sublimasi
                      Proses ini merupakan proses pembentukan mineral yang terjadi akibat proses pemadatan uap/gas yang berasal dari magma. Contoh mineral yang dihasilkan adalah sulfur.

6.       Daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut.
·     Pulau Sumatra: Lhoksumawe (Aceh), Tanjung Pura (Sumatera Utara), Dumai (Riau), Muara Enim (Sumatera Selatan)
·      Pulau Jawa: Wonokromo (Jawa Timur), Cepu (Jawa Tengah), Majalengka (Jawa Barat)
· Pulau Kalimantan: Balikpapan, P.Tarakan, P.Bunyu, Rantau, Tanjung, Amuntai            
·         Kepulauan Maluku: P. Seram dan Tenggara
·         Papua: Sorong, Babo, Klamono

7.       Pulau-pulau di kepulauan Indonesia ditinjau dari segi terjadinya dapat dikelompokkan ke dalam beberapa macam pulau, yaitu :
a.  Pulau Kontinental, yaitu pulau-pulau yang pada mulanya merupakan satu kesatuan dengan sebuah benua. Pulau baru terbentuk setelah peristiwa naiknya permukaan laut karena es di kutub utara dan selatan mencair. Contoh pulau kontinental adalah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, yang pada mulanya merupakan satu daratan dengan benua Asia.
b.  Pulau Oceanis, yaitu pulau yang terbentuk atau terletak di tengah lautan dan sama sekali tidak berhubungan dengan suatu benua, walaupun mungkin letaknya berdekatan. Pulau Oceanis ini dapat terbentuk karena adanya letusan gunung berapi dan dapat pula terbentuk karena kegiatan binatang karang membuat rumahnya. Pulau vulkanis misalnya Krakatau di Selat Sunda, pulau Ternate, Tidore dan Kepulauan Sangihe. Sedangkan pulau Karang (Atol) banyak terdapat di Laut Jawa.
c.  Pulau Orogenetik, yaitu pulau yang terjadi karena adanya tenaga yang mendorong suatu tempat sehingga dari padanya muncul sebuah pulau di permukaan laut. Beberapa pulau di kepulauan Maluku diperkirakan terjadi karena proses ini.

8.       Batas-batas wilayah negara Indonesia adalah sebagai berikut.
·   Sebelah Utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Laut Cina Selatan, dan Samudera Pasifik.
·      Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dan Australia
·      Sebelah Barat berbatasan dengan samudera Hindia
·      Sebelah Timur berbatasan dengan Timor Leste dan Papua Nugini

        NILAI BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL
1.       Unsur-unsur budaya secara universal beserta contohnya adalah sebagai berikut.

a.     Bahasa
      Bahasa merupakan alat pengantar dalam berkomunikasi. Bahasa memiliki perbedaan untuk setiap wilayah di Indonesia. Perbedaan bahasa ditentukan oleh adat istiadat, wilayah, dan demografi. Seperti contohnya, penduduk yang tinggal di wilayah pesisir,pegunungan, dan perkotaanmemiliki perbedaan tutur kata karena pengaruh letak wilayah.
b.    Sistem pengetahuan
      Pengetahuan sangat berguna untuk melahirkan ide-ide yang baru dan kreatif. Sehingga budaya tersebut dapat dipertahankan. Tanpa adanya pengetahuan, budaya tersebut tidak akan tercipta apalagi berkembang. Contohnya antara lain sistem pertanian dan pengetahuan astronomi.
c.     Organisasi sosial
      Manusia membutuhkan manusia lain dalam hidupnya. Maka dari itu, organisasi sosial muncul untuk memenuhi kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Contohnya antara lain dalam suatu suku terdapat kepala suku dan bagian perangkat adat lainnya yang berfungsi sebagai sistem organisasi sosial.
d.    Peralatan hidup dan teknologi
      Manusia mengembangkan peralatan hidup dan teknologi untuk dapat menyiasati lingkungan tempat tinggalnya. Seperti contohnya masyarakat petani dan peladang membuat alat-alat pertanian untuk dapat membantu mereka dalam bercocok tanam.
e.     Mata pencaharian
      Manusia memiliki naluri untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Maka dari itu manusia berusaha untuk mendapatkan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhannya. Contoh mata pencaharian antara lain sebagai petani, nelayan, pemahat, dan sebagainya.
f.      Sistem religi
      Sistem religi muncul untuk memenuhi kebutuhan manusia akan Yang Kuasa. Manusia sadar terdapat dzat yang menguasai seluruh bumi dan alam semesta. Contoh sistem religi antara lain pada agama dan sistem kepercayaan yang dianut.
g.     Kesenian
      Manusia tidak hanya memerlukan kebutuhan fisik tetapi juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka. Sehingga manusiamenciptakan  kesenian yang dapat dirasa dan didengar. Contoh dari kesenian antara lain, seni musik, seni tari, dan sebagainya.
2.       Faktor-faktor yang memengaruhi keragaman kebudayan daerah Indonesia yang berkaitan dengan batas-batas geografis adalah sebagai berikut.
a.      Letak geografis
Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keadaan geografis Indonesia yang luas tersebut telah memaksa penduduk untuk menetap di daerah yang terpisah satu sama lain. Keterbatasan teknologi komunikasi pada masa lalu menyebabkan isolasi geografis antarmasyarakat yang tersebar di berbagai pulau.
Isolasi geografis tersebut mengakibatkan penduduk yang menempati setiap pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa yang hidup terisolasi dari suku bangsa lainnya Akibatnya, mereka mengembangkan kebudayaan masing-masing yang semakin berbeda dengan kebudayaan asal.
Sebagai contoh, kebudayaan suku Bajo berbeda dengan kebudayaan suku Dayak. Kebudayaan di Pulau Sumatera berbeda dengan kebudayaan di Pulau Sulawesi dan sebagainya.
b.     Posisi strategis
Menurut Koentjaraningrat budaya lokal Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu-Buddha, Islam, dan Eropa. Hal ini tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di jalur strategis, yaitu terletak di antara dua benua dan dua samudera yang menjadi perlintasan hubungan antarbangsa.  Banyak bangsa-bangsa yang menjalin hubungan dengan penduduk Indonesia baik untuk kepentingan ekonomi (gold), kekuasaan (glory), dan agama (gospel). Kedatangan bangsa-bangsa ini memberikan pengaruh yang besar terhadap kebudayaan.
Sebagai contoh, kebudayaan di Pulau Timor yang dahulu dijajah oleh Portugis, berbeda dengan kebudayaan di Maluku yang dahulu dijajah oleh Belanda. Latar belakang historis penjajahan kedua wilayah yang berbeda tersebut berpengaruh terhadap kebudayaan penduduk setempat.
c.      Kondisi ekologis
Lingkungan ekologis terbentuk dari struktur tanah, iklim, dan topografi memberikan kontribusi bagi kondisi penduduk baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya.
Perbedaan ekologis tersebut berpengaruh terhadap kemajemukan budaya lokal di Indonesia. Penduduk mengembangkan budaya sesuai dengan kondisi ekologis wilayah yang ditempatinya.
Sebagai contoh,terdapat perbedaan bahasa dan adat istiadat antara suku bangsa Gayo-Alas di daerah pegunungan Gayo-Alas dengan penduduk suku bangsa Aceh yang tinggal di pesisir pantai Aceh.

3.       Beberapa daerah di Indonesia yang telah mengembangkan ekonomi kreatif sebagai potensi budaya tradisional adalah sebagai berikut.
a.  Daerah Tapanuli, Sumatra Utara
Di daerah ini berbagai budaya tradisional telah dikembangkan menjadi ekonomi kreatif adalah tari tor-tor, rumah adat bolon, dan kain ulos. Usaha kerajinan kain tenun Ulos dapat meningkatkan pendapatan serta memperbaiki tingkat ekonomi penduduk, khususnya di daerah Tapanuli.

b.  Daerah Kampung Laweyan Solo, Jawa Tengah
Sejak abad XIV, Laweyan sudah menjadi pusat perdagangan pakaian. Saat ini, Laweyan terkenal sebagai kampung batik. Terdapat kurang lebih 70 pengrajin batik berskala kecil sampai dengan menengah yang memproduksi beraneka macam kerajinan batik seperti kemeja, selendang, sprei, sarung, dan sebagainya.
c.  Suku Dayak, Kalimantan
Potensi budaya tradisional yang dapat dijadikan sumber ekonomi kreatif pada masyarakat suku Dayak di Kalimantan adalah hasil kerajinan tangan yang mempunyai corak yang khas serta unik. Kerajinan tangan berupa tas dari anyaman rotan, kain tenun dari serat daun doyo, serta kerajinan manik-manik merupakan hasil budaya taridisional yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat suku Dayak.

d.   Suku Toraja di Sulawesi
Suku Toraja terkenal dengan ritual pemakaman, rumah adat tongkonan, dan ukiran kayunya. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi kreatif, salah satunya untuk meningkatkan potensi perekonomian penduduk. Rambu Solo, upacara pemakaman yang memakan biaya mahal serta berlangsung selama berhari-hari merupakan potensi wisata budaya tradisional yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung.
e.  Desa Ubud, Bali
Pesona Desa Ubud telah diketahui hingga ke mancanegara, bukan hanya karena pemandangan alamnya namun juga potensi budaya tradisionalnya. Pertunjukan seni seperti sendratari kecak dan pameran lukisan juga pameran ukiran merupakan pertunjukan yang selalu digelar setiap harinya di museum dan galeri di Desa Ubud. Selain itu, kekhasan kulinernya seperti Bebek Bengil merupakan kekayaan tradisional yang dapat menjadi potensi pengembangan ekonomi kreatif.
f.   Kampung Sade, Nusa Tenggara Barat
Kampung Sade merupakan perkampungan suku Sasak dengan jumlah oleh penduduknya sekitar 700 jiwa. Kampung Sasak memiliki kebudayaan tradisional yang masih dijaga kelestariannya. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan perekonomian penduduknya. Salah satu budaya tradisional yang dapat dikembangkan sebagai ekonomi kreatif adalah kerajinan tenun ikat dan tenun songket khas suku Sasak.



g.  Kampung Adat Bena, Nusa Tenggara Timur
Kampung Adat Bena memiliki kekhasan tersendiri yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Kampung adat Bena didesain berbentuk perahu dan juga dapat berfungsi sebagai benteng pertahanan. Selain keunikan tersebut, beberapa budaya tradisional seperti kerajinan tenun ikat dapat menjadi potensi untuk pengembangan ekonomi kreatif di daerah tersebut.
h.  Pulau Morotai, Maluku Utara
Pulau Morotai terkenal dengan budaya tradisionalnya seperti upacara adat  yang diperuntukkan agar terjadi keseimbangan alam atas penggunaan sumber daya laut. Selain upacara adat, tarian tradisional yang ada di Pulau Morotai seperti tarian Cakalele, Tode-tide, dan Salumbe merupakan budaya tradisional yang melengkapi keindahan bahari Pulau Morotai. Di samping budaya tradisional, peninggalan sejarah Perang Duni II seperti benteng, mobil tanker, dan museum bawah laut dapat menjadi nilai potensi wisata untuk pengembangan ekonomi kreatif di Pulau Morotai.

i.    Raja Ampat, Papua
Wilayah raja Ampat menyimpan potensi wisata yang sangat besar bahkan sudah dikenal di mancanegara. Potensi wisata budaya tradisional untuk pengembangan ekonomi kreatif gencar dilakukan. Mulai dari usaha kreatif rumahan yang membuat kerajinan dan ukiran hingga penyelenggaraan festival Raja Ampat yang diadakan setiap tahunnya. Selain itu pengembangan desa wisata terus dilakukan, diantaranya di Yenwaupnor, Arborek, Yenbuba, sawinggrai, dan Sawandarek.

4.       Contoh kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam yang terdapat di Indonesia yang masih lestari adalah sebagai berikut.
a.       Konservasi laut Orang Bajo di Togean
Orang Bajo merupakan pelaut yang tangguh. Laut merupakan bagian dari kehidupan mereka. Orang Bajau telah mengenal konsep pemanfaatan tanah, air tawar, laut, dalam batas atau kadar sesuai kebutuhan. Mereka mempunyai keyakinan bahwa penguasa laut memberikan hasil laut yang melimpah kepada mereka. Sebagai timbal balik setelah mereka menangkap ikan, setidaknya dua ekor ikan dilepas kembali sebagai bentuk terima kasih kepada laut.
b.       Kepercayaan terhadap alam di Papua
Di Papua terdapat kepercayaan te aro neweak lako (alam adalah aku), dimana  tanah adalah bagian dari hidup manusia. Seperti pandangan mereka terhadap Gunung Erstberg dan Grasberg yang dipercaya sebagai kepala mama (ibu). Pengambilan hasil alam dan pemanfaatannya harus dilakukan secara hati-hati.
c.       Dayak Kenyah, Kalimantan Timur, terdapat tradisi tana‘ ulen.
Konsep konservasi lingkungan telah dikenal lama oleh masyarakat Dayak yang disebut dengan istilah Tana' Ulen. Dalam wilayah Tana’ Ulen, penduduk dilarang menebang pohon, membakar hutan, membuat ladang, dan melakukan aktivitas-aktivitas lain yang menimbulkan kerusakan hutan. Hasil hutan yang dapat diambil diantaranya rotan, kayu manis, buah-buahan, ikan, dan binatang. Pengambilan hasil hutan Tana’ Ulen hanya dimanfaatkan pada waktu-waktu tertentu saja, dan diperuntukkan bagi kepentingan umum. Pengambilan hasil hutan untuk kepentingan pribadi sangat dibatasi.

5.       Upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi kerusakan pada lapisan ozon adalah sebagai berikut.
a.       Melarangproduksi dan impor peralatan yang mengandung zat penyebab kerusakan lapisan ozon.
b.       Mengembangkan sistem teknologi baru yang menggunakan alternatif pengganti aerosol.
c.       Menanam pohon atau penghijauan dan juga reboisasi.

6.       Empat karakteristik utama dari perusahaan ekoefisien adalah sebagai berikut.
a.       Perusahaan yang ekoefisien harus proaktif, bukan reaktif. Hal ini berarti perusahaan ekoefisien selalu aktif untuk mengupayakan berbagai cara untuk menjalankan prisip pembangunan berkelanjutan.
b.       Ekoefisiensi harus dirancang, bukan ditambahkan. Maksudnya adalah perusahaan ekoefisien harus merancang dan merencanakan berbagai hal yang mendukung proses pengembangan pembangunan berkelanjutan.
c.       Fleksibilitas adalah suatu keharusan dalam implementasi strategi yang ekoefisien.
d.       Ekoefisiensi bersifat menyeluruh, tidak sporadis. Artinya dalam pelaksanaan prinsip ekoefisien, perusahaan harus dapat menjalankannya secara menyeluruh dan berkelanjutan.

7.       Masalah lingkungan hidup yang muncul akibat keterbatasan sumber daya adalah sebagai berikut.
a.       Pencemaran lingkungan, yaitu keterbatasan sumber daya juga dapat berdampak pada timbulnya berbagai pencemaran lingkungan berupa pencemaran udara, air, suara, dan juga pencemaran tanah.
b.       Pembukaan hutan, yaitu dampak yang muncul akibat keterbatasan sumber daya adalah kegiatan pembukaan hutan untuk berbagai kepentingan diantaranya kegiatan pertanian dan perkebunan serta pembangunan permukiman dan lahan industri.
c.       Permasalahan sosial, maksudnya adalah bahwa keterbatasan sumber daya juga berdampak pada permasalahan sosial yang berhubungan dengan masalah lingkungan, diantaranya adalah penggunaan ruang terbuka hijau yang dijadikan lahan pemukiman liar.

8.       Lima upaya pelestarian sumber daya udara adalah sebagai berikut.
a.       Melakukan penyaringan terhadap gas buang pada kendaraan bermotor dan pabrik.
b.       Meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor.
c.       Melakukan uji emisi kendaraan bermotor.
d.       Menanam pepohonan, terutama di sekitar wilayah yang tingkat pencemaran udaranya tinggi.
e.       Tidak menggunakan semprotan yang mengandung gas CFC.

9.       Dampak dari pencemaran air terhadap kehidupan manusia antara lain sebagai berikut.
a.       Terganggunya kualitas air bersih, terutama untuk sumber air minum.
b.       Sulitnya menemukan sumber air bersih.
c.       Munculnya penyakit yang berhubungan dengan pencemaran air, seperti; kutu air, kolera, dan sebagainya.

10.   Contoh akibat yang akan terjadi jika hutan menjadi rusak adalah sebagai berikut.
a.       Terjadi perubahan iklim karena adanya gangguan pengaturan klimatologis.
b.       Terjadi lahan kritis sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik
c.       Rawan terjadi bencana kekeringan dan erosi.
d.       Terancamnya kehidupan flora dan fauna.
e.       Kerusakan akibat kebakaran hutan dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas manusia.


13 komentar:

  1. 3 siklus air:
    1.siklus hidrologi pendek (siklus kecil)
    Siklus hidrologi pendek/siklus kecil merupakan siklus yang paling sederhana karena hanya melibatkan beberapa tahapan saja.
    2.siklus sedang
    Siklus sedang tentunya memiliki proses yang sedikit lebih panjang dari pada siklus hidrologi pendek.
    3.siklus hidrologi panjang/besar
    Siklus hidrologi panjang/besar ini memiliki tahapan yang lebih kompleks daripada dua siklus di atas.

    Macam Macam Danau Beserta Proses Terjadinya
    •Danau Tektonik
    Terjadi atau ada di karenakan penurunan muka bumi akibat terjadinya patahan atau pergeseran.
    •Danau Vulkanik
    Terjadi atau ada di karenakan aktivitas dari gunung berapi.
    •Danqu Tektovulkanik
    Terjadi atau ada akibat dari perpaduan antara aktivitas tektonisme dan vulkanisme.
    •Danau Bendungan Alami
    Terjadi atau ada karena lembah sungai yang terbendung oleh aliran lava saat erupsi sebuah gunung terjadi.
    •Danau Karst
    Pelarutan tanah kapur lah yang menyebabkan Danau Karst itu terbentuk dan terjadi.
    •Danau Glasial
    Terjadi atau ada karena mencari nya es, sehingga es yang jumlahnya banyak dan mencair itulah sehingga terbentuk sebuah danau.
    •Danau Buatan
    Merupakan sebuah danau yang memang sengaja di buat oleh manusia dengan cara membendung aliran air, contohnya yang banyak di Indonesia adalah Waduk.

    Nama: Nurlita Atlada
    Kelas:4 IPS 2

    BalasHapus
  2. 1. .
    *A*. Bahan galian golongan A (bahan galian strategis)
    Merupakan barang tambang yang sangat penting untuk pertahanan dan keamanan negara serta penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah atau bekerjasama dengan pihak swasta, dalam maupun luar negeri. Contoh barang tambang golongan A adalah minyak bumi dan gas.
    *B*. Bahan galian golongan B (bahan galian vital)
    Merupakan barang tambang yang bisa memenuhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan jenis barang tambang ini dilakukan oleh masyarakat maupun pihak swasta yang diberi izin oleh pemerintah. Contoh barang tambang golongan B diantaranya adalah emas, perak, besi, dan tembaga.
    *C*. Bahan galian golongan C (bahan galian industri)
    Merupakan barang tambang untuk industri atau yang tidak dianggap langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan barang tambang jenis ini dilakukan oleh masyarakat. Contoh barang tambang golongan C diantaranya adalah pasir, batu kapur, asbes, dan marmer.
    2
    Proses terbentuknya barang tambang.
    *A*. Proses Magmatik
    Proses magmatik merupakan proses pembentukan mineral dengan cara pemisahan magma, yang diakibatkan oleh pendinginan dan membentuk beberapa jenis batuan beku.
    *B*. roses pengendapan dan pelapukan
    Proses ini terjadi akibat perubahan sifat fisik dan kimia pada batuan penyusun kerak bumi akibat pengaruh gaya eksogen
    *C*. roses Hidrotermal
    Proses hidrotermal merupakan proses pengendapan larutan sisa magma yang keluar melalui celah kulit bumi pada temperatur yang rendah.
    *D*. Proses Pegmatif
    Proses ini merupakan kelanjutan dari proses magmatik yaitu ketika larutan sisa magma mengalami pendinginan.
    *E*. Proses Karbonatit
    Proses karbonatit merupakan proses pembentukan batuan sedimen yang tersusun atas mineral-mineral karbonat
    *F*. roses Skarn
    Proses ini merupakan proses pembentukan mineral sebagai efek dari kontak antara hidrothermal yang mengandung silika dengan batuan sedimen yang mengandung kalsium.
    *G*. roses Sublimasi
    Proses ini merupakan proses pembentukan mineral yang terjadi akibat proses pemadatan uap/gas yang berasal dari magma.



    Nama : Riki Rusandi
    Kelas: XI IPS 1

    BalasHapus
  3. 1. Ada tiga golongan
    -golongan A
    Bahan galian yang strategis artinya bahan
    ini bersifat strategis untuk pertahanan
    dan keamanan negara.
    Ex:minyak bumi,bitumen padat,batu bara
    Golongan B
    Golongan bahan galian vital yang artinya
    Menjamin hajat hidup orang banyak
    Ex:besi, bauksit,emas,Ardin

    Golongan C
    Bahan galian yang tidak termasuk bahan
    galian A dan B.
    Ex:nitrat-nitrat,asbes,pasir kwarsa.
    2.terbentuknya bahan galian karena ada diff dari magma,pada waktu magma naik ke atas permukaan bumi,maka temperature dan tekanannya akan turun akibat terjadi kristalisasi di mana komponen yang sukar larut akan mengkristal lebih dahulu sabagai bentuk endapan bijih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama:Hasna Sabila
      Kelas:5ips2
      Jawabannya yg di atas maap pak lupa gk di tulis nama

      Hapus
  4. Nama:lailani rahmatillah
    Kelas:XI IPS 2

    1. -bahan galian golongan A (bahan galian .
    Strategis)
    Merupakan barang tambang yang sangat.
    penting untuk Pertahanan negara serta
    penting untuk keamanan stabilitas ekonomi.
    nasional
    Pengelolahannya dilakukan oleh pemerintah
    Dan bekerja sama dengan pihak swasta,dalam
    maupun luar negri contoh minyak bumi dan.
    gas
    -bahan galian golongan b (bahan vital)
    merupakan barang tambang yang memenuhi.
    hajat hidup orang banyak barang tambang.
    ini dilakukan oleh pihak swasta dan atas.
    izin pemerintah contohnya emas perak besi.
    dan tembaga
    -bahan galian golongan industri merupakan.
    barang tambang untuk industri atau yang.
    tidak mempengaruhi hajat hidup.
    penhelolaan barang tambang yang diproses
    oleh masyarakat contoh pasir dan marmer
    2.-proses magmatik
    -proses pengendapan dan pelapukan
    -proses hidrotermal
    -proses pegmatif
    -proses karbonat
    -proses skran
    -proses sublimasi

    Ini tugas nya pak


    BalasHapus
  5. Syahrul Maarif
    Kelas:XI IPS 1

    1. -bahan galian golongan A (bahan galian .
    Strategis)
    Merupakan barang tambang yang sangat.
    penting untuk Pertahanan negara serta
    penting untuk keamanan stabilitas ekonomi.
    nasional
    Pengelolahannya dilakukan oleh pemerintah
    Dan bekerja sama dengan pihak swasta,dalam
    maupun luar negri contoh minyak bumi dan.
    gas
    -bahan galian golongan b (bahan vital)
    merupakan barang tambang yang memenuhi.
    hajat hidup orang banyak barang tambang.
    ini dilakukan oleh pihak swasta dan atas.
    izin pemerintah contohnya emas perak besi.
    dan tembaga
    -bahan galian golongan industri merupakan.
    barang tambang untuk industri atau yang.
    tidak mempengaruhi hajat hidup.
    penhelolaan barang tambang yang diproses
    oleh masyarakat contoh pasir dan marmer
    2.-proses magmatik
    -proses pengendapan dan pelapukan
    -proses hidrotermal
    -proses pegmatif
    -proses karbonat
    -proses skran
    -proses sublimasi

    BalasHapus
  6. Nama : Azkal Azkiya Fauziah
    Kelas : 5 ips2
    1)
    Golongan A, yakni barang tambang strategis dan penting untuk perekonomian negara. Contohnya : minyak bumi, batubara, gas alam, bijih besi, tembaga, dan nikel.
    Golongan B, yakni jenis barang tambang yang vital dan penting bagi kehidupan orang banyak atau penting untuk hajat hidup orang banyak. Contohnya yaitu emas, perak, belerang, fosfat, dan mangan.
    Golongan C,yakni jenis barang tambang yang secara langsung dipakai untuk bahan keperluan industri. Contohnya yaitu batu gamping, kaolin, marmer, gips, dan batu apung.
    2)
    1. Proses pembentukan magma dalam perut bumi
    2. Sublimisasi, penguapan langsung yg diikuti dengn pengendapan biji dr uap
    3 Hydrothermal, dimana magma akan mulai keluar dr perut bumi sehingga berubah menjadi air panas
    4. Berubah menjadi endapan sedimen, sehingga dihasilkan berbagai macam jenis barang tambang sesuai dngn kandungan dr sedimen
    5. Metamorfosa, yaitu perubahan pada endapan akibat adanya unsur" kimia

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Nida Pauziah
    XI IPS 2
    1)
    -Bahan galian golongan A (bahan galian strategis)
    Merupakan barang tambang yang sangat penting untuk pertahanan dan keamanan negara serta penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah atau bekerjasama dengan pihak swasta, dalam maupun luar negeri. Contoh barang tambang golongan A adalah minyak bumi dan gas.
    -Bahan galian golongan B (bahan galian vital)
    Merupakan barang tambang yang bisa memenuhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan jenis barang tambang ini dilakukan oleh masyarakat maupun pihak swasta yang diberi izin oleh pemerintah. Contoh barang tambang golongan B diantaranya adalah emas, perak, besi, dan tembaga.
    -Bahan galian golongan C (bahan galian industri)
    Merupakan barang tambang untuk industri atau yang tidak dianggap langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan barang tambang jenis ini dilakukan oleh masyarakat. Contoh barang tambang golongan C diantaranya adalah pasir, batu kapur, asbes, dan marmer.
    2)
    -Proses magmatik
    -proses pengendapan dan pelapukan
    -proses hidrotermal
    -proses pegmatif
    -proses karbonat
    -proses skran
    -proses sublimasi

    BalasHapus
  9. indah talita
    XI IPS 2
    1.golongan A:golongan bahan galian strategis,misalnya minyak bumi.
    golongan B:golongan bahan galian vital,misalnya bauksit,emas.
    golongan C:golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam golongan A atau B misalnya pasir kwarsa.
    2.-melalui proses komsentrasi magma
    -proses sublimasi yaitu proses yang terjadi melalui penguapan langsung kemudian diikuti pengendapan biji baru pada temperature yang rendah.
    -proses endapan sedimen
    -proses hidrothermal
    -proses metamorfosis

    BalasHapus
  10. 1)
    A. Bahan galian golongan A (bahan galian strategis)
    Merupakan barang tambang yang sangat penting untuk pertahanan dan keamanan negara serta penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah atau bekerjasama dengan pihak swasta, dalam maupun luar negeri. Contoh barang tambang golongan A adalah minyak bumi dan gas.
    B. Bahan galian golongan B (bahan galian vital)
    Merupakan barang tambang yang bisa memenuhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan jenis barang tambang ini dilakukan oleh masyarakat maupun pihak swasta yang diberi izin oleh pemerintah. Contoh barang tambang golongan B diantaranya adalah emas, perak, besi, dan tembaga.
    C. Bahan galian golongan C (bahan galian industri)
    Merupakan barang tambang untuk industri atau yang tidak dianggap langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan barang tambang jenis ini dilakukan oleh masyarakat. Contoh barang tambang golongan C diantaranya adalah pasir, batu kapur, asbes, dan marmer.
    2)
    Proses terbentuknya barang tambang.
    A. Proses Magmatik
    Proses magmatik merupakan proses pembentukan mineral dengan cara pemisahan magma, yang diakibatkan oleh pendinginan dan membentuk beberapa jenis batuan beku.
    B. roses pengendapan dan pelapukan
    Proses ini terjadi akibat perubahan sifat fisik dan kimia pada batuan penyusun kerak bumi akibat pengaruh gaya eksogen
    C. roses Hidrotermal
    Proses hidrotermal merupakan proses pengendapan larutan sisa magma yang keluar melalui celah kulit bumi pada temperatur yang rendah.
    D. Proses Pegmatif
    Proses ini merupakan kelanjutan dari proses magmatik yaitu ketika larutan sisa magma mengalami pendinginan.
    E. Proses Karbonatit
    Proses karbonatit merupakan proses pembentukan batuan sedimen yang tersusun atas mineral-mineral karbonat
    F. roses Skarn
    Proses ini merupakan proses pembentukan mineral sebagai efek dari kontak antara hidrothermal yang mengandung silika dengan batuan sedimen yang mengandung kalsium.
    G. roses Sublimasi
    Proses ini merupakan proses pembentukan mineral yang terjadi akibat proses pemadatan uap/gas yang berasal dari magma.



    Aura putri salsabillah
    5ips2

    BalasHapus

Bahan Ajar Geomorfologi