Jumat, 03 April 2020

Barang Tambang

1.                                                             MANFAAT BARANG TAMBANG


                Manfaat usaha pertambangan adalah sebagai berikut.
·      Mengolah dan memanfaatkan sumber barang tambang.
·   Menghasilkan olahan barang tambang untuk keperluan industri, transportasi, dan lainnya.
·      Membuka lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja.
·      Meningkatkan pendapatan dan devisa negara.
·      Meningkatkan kesejahteraan rakyat.

2.       Macam-macam tambang mineral logam beserta manfaatnya adalah sebagai berikut.
Jenis Mineral Logam
Contoh mineral logam dan Kegunaannya
Logam Dasar
Tembaga: bahan campuran pembuatan logam dalam bentuk kuningan dan perunggu, serta campuran emas dan perak, selai itu digunakan dalam pembuatan alat-alat listrik, pelat, pematrian, uang logam, alat-alat dapu, serta industri elektrik
Timah Putih: digunakan untuk solder, sebagai bahan baku logam pelapis, dan diolah menjadi cenderamata
Timbal: sebagai agen pewarna dalam pembuatan keramik, dipakai dalam industri plastik PVC untuk menutup kawat listrik, pelindung alat-alat kedokteran yang menggunakan radiasi, dan dipakai dalam kabel listrik bertegangan tinggi
Air raksa: digunakan sebagai fungisida dalam bidang pertanian, sebagai campuran penambal gigi, dan digunakan dalam thermometer, barometer, pengatur tekanan, dan alat-alat listrik
Logam Besi
Besi: digunakan dalam prosespembuatan baja, peralatan rumah tangga, peralatan industri, dan konstruksi bangunan
Mangan: membuat baja yang digunakan untuk mata bor (pengeboran batuan)
Nikel: campuran pembuatan baja tahan karat (stainless steel) untuk peralatan dapur, ornamen rumah dan gedung, serta komponen industri
Logam Ringan
Alumunium: pembuatan pesawat terbang, alat-alat rumah tangga, kaleng, dan kabel
Magnesium: bahan berstruktur ringan untuk pembuatan pesawat dan konstruksi rudal, membuat pelat dalam industri percetakan, dan bahan tahan api dalam tungku peleburan untuk memproduksi logam, kaca, dan semen
Logam Mulia
Emas: digunakan untuk membuat perhiasan, uang, medali, dan sebagainya
Perak: digunakan untuk membuat perhiasan, uang, medali, dan sebagainya serta sebagai antibiotik dalam bidang industri kedokteran, kosmetik, dan pangan
Platinum: digunakan untuk pembuatan perhiasan dan kepentingan industri
Logam Radioaktif
Uranium: digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir
Radium: digunakan dalam pembuatan cat, sumber netron dalam bidang kedokteran,
Plutonium: sebagai bahan peledak dalam senjata nuklir, dan pengembangan nuklir untuk keperluan industri


3.       Pulau Kalimantan banyak terdapat sumber barang tambang batubara karena Kalimantan merupakan wilayah bagian barat Paparan Sunda yang memiliki cekungan Tersier sebagai tempat pengendapan batubara.

4.       Prinsip-prinsip efisiensi dalam usaha pertambangan diantaranya sebagai berikut.
a.          Penelitian menyeluruh terhadap potensi, jumlah, dan mutu barang tambang pada wilayah yang akan dieksploitasi.
b.         Penyediaan sarana-prasarana, tenaga kerja, dan modal yang cukup sebelum melakukan eksplorasi dan eksploitasi barang tambang.
c.          Penggunaan teknologi tepat guna mulai dari tahapan eksplorasi, eksploitasi, dan pasca tambang.

Tujuan tata kelola pertambangan adalah untuk mengatur hal-hal yang berkaitan tentang proses pertambangan hingga pasca tambang agar dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan
( Sumber Buku Geografi , Penerbit Erlangga }


1.   Berdasarkan UU No. 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan di Indonesia, dijelaskan bahwa barang tambang diklasifikasikan menjadi tiga golongan sebagai berikut.

a.       Bahan galian golongan A (bahan galian strategis)
Merupakan barang tambang yang sangat penting untuk pertahanan dan keamanan negara serta penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah atau bekerjasama dengan pihak swasta, dalam maupun luar negeri. Contoh barang tambang golongan A adalah minyak bumi dan gas.
b.       Bahan galian golongan B (bahan galian vital)
Merupakan barang tambang yang bisa memenuhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan jenis barang tambang ini dilakukan oleh masyarakat maupun pihak swasta yang diberi izin oleh pemerintah. Contoh barang tambang golongan B diantaranya adalah emas, perak, besi, dan tembaga.
c.       Bahan galian golongan C (bahan galian industri)
Merupakan barang tambang untuk industri atau yang tidak dianggap langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak. Pengelolaan barang tambang jenis ini dilakukan oleh masyarakat. Contoh barang tambang golongan C diantaranya adalah pasir, batu kapur, asbes, dan marmer.


2.       Proses terbentuknya barang tambang mineral adalah sebagai berikut.
a.                    Proses Magmatik
Proses magmatik merupakan proses pembentukan mineral dengan cara pemisahan magma, yang diakibatkan oleh pendinginan dan membentuk beberapa jenis batuan beku. Contoh mineral yang dihasilkan adalah platina, timah, intan, dan tembaga.
b.                   Proses pengendapan dan pelapukan
Proses ini terjadi akibat perubahan sifat fisik dan kimia pada batuan penyusun kerak bumi akibat pengaruh gaya eksogen. Contoh mineral yang dihasilkan adalah kaolin.
c.                    Proses Hidrotermal
Proses hidrotermal merupakan proses pengendapan larutan sisa magma yang keluar melalui celah kulit bumi pada temperatur yang  rendah. Contoh mineral yang dihasilkan yaitu adalah kuarsa dan klorit.
d.                   Proses Pegmatif
Proses ini merupakan kelanjutan dari proses magmatik yaitu ketika larutan sisa magma mengalami pendinginan. Contoh mineral yang dihasilkan adalah emas dan grafit.
e.                    Proses Karbonatit
Proses karbonatit merupakan proses pembentukan batuan sedimen yang tersusun atas mineral-mineral karbonat. Contoh mineral yang dihasilkan adalah dolonit.
f.                     Proses Skarn
Proses ini merupakan proses pembentukan mineral sebagai efek dari kontak antara hidrothermal yang mengandung silika dengan batuan sedimen yang mengandung kalsium. Contoh mineral yang dihasilkan adalah garnet, klorit, dan kalsit.
g.                    Proses Sublimasi

                      Proses ini merupakan proses pembentukan mineral yang terjadi akibat proses pemadatan uap/gas yang berasal dari magma. Contoh mineral yang dihasilkan adalah sulfur.


4 komentar:

  1. Menurut saya katerangan di atas mempunyai kekurangaan yaitu tidak ada gambar nya jadi kita sebagai pembaca sedikit kurang mengetahui bagaimana bentuk rupa yang di jelaskan di atass..

    BalasHapus
  2. Menurut saya katerangan di atas mempunyai kekurangaan yaitu tidak ada gambar nya jadi kita sebagai pembaca sedikit kurang mengetahui bagaimana bentuk rupa yang di jelaskan di atass..

    BalasHapus
  3. Menuru rere di atas kurang jelas dan tidak terlihat gambar yang d berikan d penjelasan trsebutt.. Seperti ituu pakkk

    BalasHapus
  4. Menuru rere di atas kurang jelas dan tidak terlihat gambar yang d berikan d penjelasan trsebutt.. Seperti ituu pakkk

    BalasHapus

Bahan Ajar Geomorfologi